Wednesday, February 22, 2012

Guru dan Murid Kompak Jual Gadis di Bawah Umur

https://encrypted-tbn0.google.com/images?q=tbn:ANd9GcRhv1CfUKxGx2DaHkMoNq-19lsNgfOfsiKRWmPOOiHpYzKBnCgO
Ilustrasi

Surabaya - Tiga pelaku penjualan perempuan di bawah umur (trafficking) diamankan. Mereka terbukti telah menjual seorang siswa SMA, DV, yang masih berumur 15 tahun.

ketiga tersangka adalah Jamaludin (28) warga Sidokare, Anas Nutrisnah Sudjatmoko (18) warga Waru, Sidoarjo dan Yundo Hermanto alias Papi Edo (35) warga Jalan Sidotopo. 



"Korban masih duduk di bangku sekolah," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Anom Wibowo, kepada wartawan di mapolrestabes, Jalan Taman Sikatan, Selasa (22/2/2011).

Anom menerangkan kasus ini berawal saat Jamaludin yang merupakan guru SMA di kawasan Kenjeran menyuruh Anas untuk mencarikan seorang teman tidur. Anas sendiri merupakan mantan murid Jamaludin. Perintah yang dikirimkan Jamaludin melalui SMS itu ditanggapi Anas dengan menghubungi DV.

Dengan bujuk rayu sedemikian rupa, DV yang emosinya sedang labil karena sedang bermasalah dengan keluarganya akhirnya menyetujui ajakan Anas. Apalagi saat itu DV sedang lari dari rumahnya. Pertemuan pun disepakati di Hotel Candra di Jalan Kapas Krampung. Dengan tarif Rp 400 ribu, Di kamar 15 hotel itu, Jamaludin melampiaskan nafsunya kepada siswa yang baru duduk di kelas 2 SMA itu.

"Dari tarif itu, tersangka AN meminta bagian Rp 150 ribu," tambah Anom.

Polisi yang mencium adanya penjualan gadis di bawah umur itu segera melakukan penyelidikan. Setelah ditelusuri, ternyata Anas dan DV merupakan anak buah dari Papi Edo. Selain Anas dan DV, ada satu gadis lagi yakni RL (17) yng juga menjadi anak buah Papi Edo. Mereka bertiga sedianya akan dikirim ke Bali, ke Cafe Princess di kawasan Kuta. Mereka dijanjikan akan dipekerjakan sebagai pelayan kafe.

"Tapi pada prakteknya mereka dipekerjakan sebagai wanita penghibur dan bahkan dijerumuskan ke prostitusi," lanjut Anom.

Sebelum diberangkatkan ke Bali, mereka dikumpulkan di sebuah penginapan di Jalan Sidokumpul. Tetapi saat mereka akan berangkat menggunakan bus di Terminal Bungurasih, mereka keburu diamankan. Dari keterangan Anas, Jamaludin juga turut diamankan.

"Kami menduga tersangka Papi Edo sudah banyak memberangkatkan para gadis belia untuk dijerumuskan ke Bali ke lembah prostitusi," tandas Anom.

No comments:

Post a Comment

Pages

Gabung Yuk....