Thursday, April 19, 2012

Kisah Mahasiswi yang dapat Beasiswa gara-gara sedekah


Assalamu’alaikum #sedekaholics , aku mau berbagi cerita tentang keajaiban bersedekah yang pernah aku alami nih.
Perkenalkan , aku seorang mahasiswi yang sedang kuliah di Jogja. Ga usah sebut namaku ya, hehee.. Jadi begini, berawal dari mem. follow akun twitter orang-orang yang rajin bersedekah seperti bang @Ipphoright , mas @saptuari , Ustadz @Yusuf_Mansur , @Masmono08 , @Jody_waroeng , @MuhammadAssad , pak @sandiuno , dan masiih banyak lagi , dan membaca buku-buku Islam tentang bersedekah .

Banyak kisah-kisah yang menceritakan tentang keajaiban bersedekah, keajaiban tentang ‘meminjamkan’ uang ke Alloh SWT. Bahkan ,Alloh SWT menjanjikan kalau rezeki yang kita sedekahkan itu akan kembali kepada kita dengan jumlah berkali berlipat . Aku menjadi semakin tertarik dan tergerak hatinya untuk latihan yang namanya bersedekah. Yang paling aku suka, bahwa bersedekah itu tidak harus kaya dulu atau sudah bekerja dulu, justru yang belum punya pekerjaan atau yang masih mahasiswa pun perlu berlatih dengan yang namanya ‘bersedekah’.
Sekitar awal bulan Oktober 2011 lalu , siang-siang aku lagi mau beli buku dan beli Al-Qur’an Terjemahan di toko buku. Berhentilah di sebuah lampu merah, dan bertemu dengan mbah-mbah pengemis tua yang siang-siang panas ‘meminta’ kepada pengendara yang berhenti. Saat itu, tidak ada seorang pun yang memberi. Lalu aku berpikir,’Wah mungkin ini peluangku buat bersedekah’. Walau dalam hati aku mikir-mikir soalnya pernah denger kalau kasih ke pengemis itu kurang baik (kurang dianjurkan). Tapi ya sudah lah, niatku latihan sedekah saja. Nah aku kasih mbah itu uang 2 ribu. Sedikit ya? Haha, biasanya malah Cuma 500. Pas itu juga aku berharap, ’Ya Alloh, jika memang Engkau janji akan mengembalikan uang lebih banyak dari uang yang aku beri ke orang lain , maka aku benar-benar berharap itu akan terjadi kepadaku.’.
Naaah, malamnya apa yang terjadi? Kebetulan aku kan jualan pulsa nih, ada temenku yang mau beli pulsa. Aku kirimlah itu pulsa, tapi ternyata aku salah ketik nomer, dan akhirnya pulsanya nyasar ke nomer orang lain. Dan itu terjadi 2 kali. Pas itu aku rugi 20 ribu berarti. Terus aku langsung ngerasa,’ Lhoh, Alloh itu gimana sih? Kan aku tadi kasih mbah itu uang 2 ribu, biasanya aku kasih 500. Nah malemnya kok aku malah rugi jualan pulsa sebesar 20ribu?’.
Astaghfirulloh, setan sedang menggoda membuat aku berburuk sangka sama Alloh. Tapi untung aja aku langsung sadar. Dari kejadian itu aku ingat, bahwa yang namanya rejeki dari Alloh tidak akan ketuker sama orang lain selama kita masih mau berusaha ‘menjemput’ rezeki yang Alloh berikan dan kita diwajibkan untuk terus berHusnuzhan kepada siapa pun, apalagi sama Alloh.
Beberapa hari kemudian, aku dan temen-temen kos mengunjungi Panti Asuhan Gotong Royong di daerah Ringroad Selatan Jogja , Panti Asuhan yang sering aku kunjungi. Nah kalo ke sana biasanya kita bawa bingkisan kayak makanan atau pampers atau apa lah. Kebetulan waktu itu aku iuran 30ribu, lebih banyak dari biasanya. Sengaja aku lebihkan, soalnya aku kemarin udah ‘sedekah nyasar’ ngirim pulsa ke orang yang ga aku kenal 20 ribu, aku anggep aja yaudah minggu ini aku nyoba sedekah ditotalin 50 ribu deh, walau itu ngurangin ‘jatah’ uang jajanku. Sambil berdoa,’ Ya Alloh, kembaliin uangku ini ya.. kapan dan dari mana jalannya terserah Alloh’.
Belum selesai ya ceritanya, kan belum ada keajaiban yang terlihat.. hehee..
Kebetulan di kampusku ada program beasiswa,yang ngasih bantuan biaya pendidikan 1 semester. Aku mengajukan beasiswa itu beberapa bulan sebelum bulan Oktober 2011 pokoknya. Aku inget banget kalo aku hampir ga jadi ngajuin itu beasiswa. Kenapa coba?? Syarat mengajukan beasiswa itu IPK (Indeks Prestasi Komulatif) minimal 2,75. Sementara IPK.ku Cuma 2,77. Angka yang mepet banget dan banyak mahasiswa-mahasiswa lain yang IPK.nya jauh lebih tinggi dari aku juga mendaftar. Saingan banyak, bikin aku ragu-ragu saat itu. Tapi tetep aku ajuin, nekat.
Sampai akhirnya bulan Oktober 2011 akhir itu ada pengumuman siapa saja yang lolos mendapat beasiswa. Sebelumnya aku ngira mungkin ga dapet lah, soalnya ada temenku yang IPKnya jauh lebih tinggi dari aku ternyata ga dapet. Eh tapi Alloh itu memang suka bikin kejutan lhoooh. Aku yang IPKnya lebih rendah dari temenku, yang IPKnya mepet angka batas minimal syarat pengajuan beasiswa, ternyata malah dapet tuh beasiswa.
Alhamdulillaaaaah, Alloh menjawab doaku. Aku yakin banget itu adalah uang yang ‘dikembaliin’ Alloh gara-gara aku bersedekah. Berapa nilai beasiswa itu??? Rp 1.650.000,00 !!! berapa kali lipat coba? Aku hanya bersedekah 50 ribu, Alloh kasih aku Rp 1.650.000,00.. berapa kali lipat?? Hitung sendiri ya #sedekaholics, aku males ngitung.. :p .
Bayangkan juga, Alloh mengembalikan uangku ga ada 1 bulan. Bahkan Cuma 1 minggu !!!Subhanalloh..
Dari kisah yang aku alami itu, kita bisa belajar. Terutama buat yang masih mahasiswa ya, mulai latihan bersedekah ya. Persiapkan sebagian rezeki kita untuk bersedekah. Yang bersedekah ga harus yang udah kerja atau udah berpenghasilan kok.
Yang masih mahasiswa, jangan takut uang jajan kita bakal berkurang, justru rezeki akan datang tiba-tiba. Justru dengan bersedekah, Alloh bakal kasih kita banyak surprise lho,hehehehee. Lagian Alloh sudah janji kok di Surat Al-An’aam ayat 160 : ‘Barang siapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya…”. Alloh janji kasih 10 kali lipat kan? Tapi nyatanya, aku aja dikasih 10 kali lipat lebih ^.^…
Terima kasih, semoga kisahku ini menjadi inspirasi #sedekaholics di mana pun berada. Wassalamu’alaikum wr.wb..
16 Februari 2012
Salam Berbagi,
Hamba Alloh

No comments:

Post a Comment

Pages

Gabung Yuk....